Penderita penyakit ginjal disarankan untuk makan makanan berkadar protein rendah. Asupan jumlah protein yang disarankan sekitar 50 gram per hari, ini membantu membatasi jumlah fosfor, karena fosfor banyak terdapat pada protein. Fosfor adalah zat mineral yang dapat memperburuk ginjal.Selain protein, yang perlu dijaga juga adalah kolesterol, harus tetap dengan makanan rendah kolesterol.
Makanan yang berasal dari kedelai berperan dalam penyembuhan penyakit ginjal, karena protein dari kedelai tidak berpengaruh buruk pada ginjal, tidak seperti protein hewani. Oleh karenanya para ahli gizi menyarankan konsumsi lebih banyak makanan dari kedelai. Memang masih perlu penelitian yang lebih mendalam tentang hubungan protein kedelai dengan ginjal, tetapi penelitian yang ada telah membuktikan tidak ada kerugian / keburukan pemberian protein kedelai bagi penderita penyakit ginjal. Protein kedelai membantu menurunkan kadar kolesterol.
Penderita diabetes juga berisiko tinggi terhadap penyakit ginjal. Sering terjadi pada penderita peyakit ginjal perlu mengurangi asupan protein karena asupan protein yang tinggi dapat memperburuk kerja ginjal. Menambah asupan protein kedelai dan mengurangi protein hewani terbukti, pada beberapa kasus sangat membantu dalam meningkatkan kerja ginjal pada pasien.
Ginjal adalah kumpulan dari saringan-saringan (filter) mini yang bekerja menyaring darah dari kandungan zat-zat kimia yang tidak diperlukan tubuh dan mengeluarkan melalui urin.
Diet protein berpengaruh pada ginjal yang sehat maupun ginjal yang sakit. Pada ginjal yang sehat, protein tinggi menyebabkan ginjal bekerja menyaring darah lebih cepat, ini menandakan bahwa ginjal bekerja lebih berat. Dan pada orang yang mempunyai gejala penyakity ginjal, dalam jangka panjang hal ini dapat merusak ginjal.
Makanan yang berasal dari kedelai berperan dalam penyembuhan penyakit ginjal, karena protein dari kedelai tidak berpengaruh buruk pada ginjal, tidak seperti protein hewani. Oleh karenanya para ahli gizi menyarankan konsumsi lebih banyak makanan dari kedelai. Memang masih perlu penelitian yang lebih mendalam tentang hubungan protein kedelai dengan ginjal, tetapi penelitian yang ada telah membuktikan tidak ada kerugian / keburukan pemberian protein kedelai bagi penderita penyakit ginjal. Protein kedelai membantu menurunkan kadar kolesterol.
Penderita diabetes juga berisiko tinggi terhadap penyakit ginjal. Sering terjadi pada penderita peyakit ginjal perlu mengurangi asupan protein karena asupan protein yang tinggi dapat memperburuk kerja ginjal. Menambah asupan protein kedelai dan mengurangi protein hewani terbukti, pada beberapa kasus sangat membantu dalam meningkatkan kerja ginjal pada pasien.
Ginjal adalah kumpulan dari saringan-saringan (filter) mini yang bekerja menyaring darah dari kandungan zat-zat kimia yang tidak diperlukan tubuh dan mengeluarkan melalui urin.
Diet protein berpengaruh pada ginjal yang sehat maupun ginjal yang sakit. Pada ginjal yang sehat, protein tinggi menyebabkan ginjal bekerja menyaring darah lebih cepat, ini menandakan bahwa ginjal bekerja lebih berat. Dan pada orang yang mempunyai gejala penyakity ginjal, dalam jangka panjang hal ini dapat merusak ginjal.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar